Kabupaten Rokan Hulu mendapatkan Piala Special Riau Investment award sebagai kabupaten Terbaik dibidang Kelambagaan yang melayani Investasi se Provinsi Riau Tahun 2013

Rabu, 29 Januari 2014

Kabupaten Rokan Hulu mendapat anugerah kabupaten terbaik untuk investasi  sebagai kabupaten kelembagaan perizinan terbaik . Riau Investment Award 2013 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Rabu  18 Desember 2013 .
Kabupaten rokan hulu, sebagai salah satu kabupaten yang dinilai pada riau investment award tahun ini, kembali meraih gelar juara. Setelah pada tahun-tahun sebelumnya meraih gelar juara, kali ini  Piala Special Riau Investment award atau gelar terbaik kembali diraih sebagai Kabupaten dengan kategori kelembagaan terbaik dalam pelayanan perizinan dan non perizinan penanaman modal dengan peningkatan dan inovasinya sangat konsisten. Penghargaan langsung diterima oleh Kepala BPTP2M Kabupaten Rokan Hulu Drs. Fajar Shidqy.
Hal ini dapat terlihat, dari peningkatan kapasitas status Pelayan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dari sebelumnya berupa Kantor kini sudah menjadi Badan, yakni Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM). Sejalan dengan telah dilimpahkannya kewenangan pelayanan perizinan, khususnya pelayanan perizinan bidang penanaman modal dengan melengkapi 35 jenis pelayanan perizinan. 

Jelas Bupati Rokan Hulu, bahwa Pemkab Rokan Hulu, juga telah dimilikinya hak akses Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPISIPSE) yang diberikan BKPM dan telah didukung dengan perlengkapan komputer dan ditunjang SDM yang telah memiliki sertifikat pelatihan bidang penanaman modal.

Perwakilan Tim Penilai, Viator Butar-Butar mengatakan, tim memberikan penilaian pada sisi kelembagaan, peraturan daerah, infrastruktur investasi, kenyamanan dan keamanan investasi dan promosi investasi. Pada 2013 ini juga memberikan anugerah khusus pada Industri Kecil Menengah (IKM) yang membawa nama Riau dalam pengembangan produknya.

Viator mengatakan, untuk setiap kategori penilaian, hampir semua kabupaten/kota mendapatkan pengharagaan. Enam kabupaten yang mendapatkan Special Achievment Award 2013 yaitu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dari kategori pembaharuan sistem pelayanan.
Rokan Hilir kategori sosial concern, Kuantan Singingi kategori environmental concern, Indragiri Hilir kategori pengambangan sistem informasi dan Pelalawan untuk kategori promosi investasi.
Sementara kategori percepatan investasi masyarakat diberikan kepada Kabupaten Kampar.
Penghargaan juga diberikan kepada Rokan Hulu sebagai kabupaten kelembagaan perizinan terbaik. Untuk fasilitasi investasi terbaik diperoleh Bengkalis yang mendirikan Unit Pelayanan Teknis (UPT) di dua tempat sehingga banyak investor yang bergabung.
Dari sisi kebijakan dan peraturan daerah terbaik untuk investasi, diperoleh Siak sehingga memberikan insentif banyak bagi pendapatan daerah.
Dari sisi kenyamanan dan keamanan investasi diperoleh Kepulauan Meranti yang bekerja sama dengan pihak kepolisian memberikan keamanan bagi investasi dan investor.
Sementara infrastruktur investasi, Kota Pekanbaru mendapatkan penghargaan. Sementara realisasi investasi terbaik diraih Kota Dumai.
Sedangkan penghargaan untuk Industri Kecil Menengah (IKM), penghargaan diberikan kepada pengusaha Lempuk Durian Asli Bengkalis Yanti dan IKM dengan produk bahan dasar sagu yaitu PT Nasional Sagu Prima di Kepulauan Meranti. Produk kedua IKM sudah dipasarkan lokal, nasional dan bahkan ekspor.
Investor lokal yang mendapatkan penghargaan adalah PT Sinar Riau dan investor non-lokal PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP).
Selain itu Kabupaten  Siak juga duduk di peringkat pertama, Kabupaten Kepulauan Meranti duduk di peringkat terbaik kedua dan Kota Pekanbaru sebagai terbaik tiga. Dalam acara tersebut Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Riau Irhas Irfan SH MSi sebagai penyelenggara mengatakan, penghargaan diberikan kepada kabupaten/kota di Riau agar mendukung iklim investasi atau penanaman modal yang lebih baik di Riau.
‘’Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang mendorong upaya investasi, pengusaha lokal dan pengusaha non-lokal yang menjalankan investasi di Riau,’’ kata Irhas.
Penjabat Gubernur Riau Djohermansyah Johar mengucapkan terimakasih kepada seluruh bupati dan wali kota se-Riau.
‘’Karena beliau-beliau inilah investasi di Riau akan berkembang. Mudah-mudahan meskipun tahun depan tahun politik investor tetap menanamkan modal dengan aman dan nyaman di Riau,’’ kata Djohermansyah. Disebutkan Djohermansyah target investasi yang tercapai pada 2013 ini mencapai 189 persen dan itu merupakan hal terbaik.
Deputy Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Himawan Hariyoga mengatakan, pemberian penghargaan atas dasar prestasi akan mendorong daerah untuk memperbaiki daerah bagi iklim investasi.
‘’BKPM menaruh perhatian dalam upaya daerah memperbaiki investasi. Ke depannya Indonesia tetap menjadi tujuan investasi terbaik di dunia. Sebuah lembaga menyatakan Indonesia merupakan tujuan pertama investasi bagi Jepang,’’ kata Himawan.
Penilaian itu sendiri dari berbagai unsur dilakukan secara langsung dengan cara mendatangi kabupaten/kota.

Adapun indikator penilaian tersebut meliputi aspek kelembagaan, peraturan dan kebijakan daerah, infrastruktur investasi, keamanan, kepastian dan penegakan hukum, promosi dan fasilitasi serta nilai investasi.(rul/aal)
READ MORE - Kabupaten Rokan Hulu mendapatkan Piala Special Riau Investment award sebagai kabupaten Terbaik dibidang Kelambagaan yang melayani Investasi se Provinsi Riau Tahun 2013

Bupati Rokan Hulu Memperoleh Piala Investment Award bagi TSP-PM Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2013

Senin, 25 November 2013

Wakil Presiden RI, DR. Boediono serahkan Piala Penghargaan Investment Award bagi TSP-PM Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2013, Rabu, 19 November 2013, di Ruang Pertemuan Istana Wakil Presiden RI.
Dalam acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN dan Kapolri serta wakil-Wakil Menteri Republik Indonesia. Wakil Presiden RI Boediono serahkan Piala Penghargaan Terbaik 3 Investment Award yang langsung diterima oleh Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, M.Si.

Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi kembali menerima piala penghargaan Invesment Award terbaik tahun 2013, kategori  PTSP-PM terbaik kabupaten se-Indonesia. Rokan Hulu satu-satunya kabupaten/kota di Riau yang menerima penghargaan bergengsi berupa penganugerahan Investment Award PTSP-PM (Pelayanan Terpadu Satu Pintu/Penanaman Modal).



Dua tahun sebelumnya, orang nomor satu di Rokan Hulu itu juga menerima penghargaan juara I nasional Investment Award PTSP-PM tingkat kabupaten dari 265 kabupaten/kota se-Indonesia, yang diserahkan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, 12 Oktober 2011 di Jakarta.

Tidak itu saja, tahun 2012, Bupati dua periode itu juga mendapatkan penghargaan Piala Riau Invesment Award 2012, sebagai katagori Kabupaten terbaik I (satu) yang diserahkan oleh Kepala BKPM RI di Pekanbaru.

Penghargaan Investment Award yang diterima Bupati Rohul itu, dinilai dari dua aspek, terdiri dari 50 persen self assessment yang sebelumnya telah ditetapkan oleh BKPM yaitu aspek sumber daya manusia, aspek sarana dan prasarana, aspek kelembagaan. Selanjutnya 50 persen lagi, dinilai dari hasil pemaparan langsung di hadapan sembilan kementerian (Sekretariat Wapres, Kementrian Dalam Negeri, Kemenperin, Kemen Perekonomian, BPKP, Kemenkeu, Kemenpan, Kemenperindag dan BKPM RI).   

Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi menyatakan penghargaan ini membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menegakkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan perizinan dan non-perizinan di bidang penanaman modal.

Dari 552 / 462 kabupaten yang melaksanakan PTSP-PM se Indonesia, diambil 123 PTSP-PM terbaik Kabupaten dan kota untuk tahun 2013, dimana Kabupaten OKI meraih peringkat pertama terbaik disusul Kabupaten Lamongan dan yang meraih peringkat ketiga terbaik yakni diperoleh oleh kabupaten Rokan Hulu, sedangkan untuk Kota diperoleh oleh Kota Payakumbuh, Kota Tarakan dan Kota Pare-Pare.

Sementara itu dalam pengarahan yang disampaikan oleh Wapres RI Boediono mengatakan bahwa Pembentukan PTSP-PM ini bukanlah semata amanat dari undang- undang namun lebih mendasar lagi PTSP-PM ini lebih menyentuh kepada kebutuhan masyarakat banyak yang berada didaerah-daerah, PTSP-PM ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menarik investasi ke daerah kita masing-masing baik dari dalam maupun luar negeri.

" Dibutuhkan strategi dalam menarik investasi yaitu dengan memanfaatkan potensi dan menimalisir kelemahan yang ada di daerah. Untuk itu pemerintah daerah harus memiliki rencana pembangunan jangka menengah agar tidak berubah setiap ganti Kepala Daerah. Kepada kepala Daerah yang belum melakukan PTSP PM diharapkan segera membentuk didaerahnya masing-masing. Bagi yang sudah ada namun belum maksimal agar dapat meningkatkan usaha-usaha untuk melakukan perbaikan ", Kata Boediono.

Dalam hal ini Bupati Rokan Hulu Drs H. Achmad M.Si ucapkan rasa syukur atas hasil penilaian yang diberikan oleh Pemerintah pusat melaui BKPM, hal ini menunjukkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Rokan Hulu dimana selama ini dalam memberikan iklim investasi di Rokan Hulu dinilai baik dari Pemerintah pusat. Kedepan hendaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan melalui PTSP PM ini dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat lainnya.

Kepala Badan Pelayan Terpadu Perizinan Penanaman Modal Kabupaten Rokan Hulu Drs. Fajar Shidqi menyebutkan, Rokan Hulu diumumkan keluar sebagai  peringkat 3 terbaik dari 265 kab/kota se-Indonesia sebagai penyelenggara PTSP-PM, sehingga menerima piala Investment Award terbaik tahun 2013 dari Wapres RI.

20 kabupaten/kota yang masuk nominator penerima piala Investment Award terbaik 2013 yakni Aceh Tamiang, Samosir, Agam, Batang hari, Rokan Hulu, Siak, Bintan, OKI, Belitung, Bandung, Cirebon, Batang, Demak, Jepara, Kebumen, Banyuwangi, Lamongan, Banjar, Pinrang, Kepulauan Sangihe.

" Karena pada  prinsipnya  yang di kejar bukan investment award melainkan terlayaninya kebutuhan masyarakat dengan banyaknya investasi di daerah kita, maka akan menambah  keuntungan bagi daerah dan masyarakat yang ada di Rokan Hulu ini ", Tutur Achmad.




READ MORE - Bupati Rokan Hulu Memperoleh Piala Investment Award bagi TSP-PM Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2013

ROKAN HULU KEMBALI MENJADI 20 NOMINEE TERBAIK PTSP-PM DARI BKPM RI TAHUN 2013

Kamis, 10 Oktober 2013

Berdasarkan Surat Dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 281/A.9/2013 yang ditujukan kepada Kepala Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Rokan Hulu yang di dalamnya disebutkan bahwa dalam rangka Penetapan penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu di bidang penanaman modal (PTSP-PM) kabupaten/kota dan Kawasan Perdsaganagn Bebas dan pelabuhan Bebas (KPBPB) Terbaik tahun 2013 serta hasil hasil dari pengumpulan data dan penilaian atas 266 Kabupaten/kota dan KPBPB Sabang oleh Badan Koordinasi dan Penanaman Modal  Republik Indonesia menyatakan bahwa BPTP2M Kabupaten Rokan Hulu terpilih menjadi salah satu dari 20 Nominee penyelenggara PTSP dibidang penanaman modal terbaik tahun 2013 di tingkat Kabupaten dan Kota. Berdasarkan Hasil Survey dari PT. Surveyor Indonesia.

BPTP2M Kabupaten Rokan Hulu harus menyampaikan paparan mengenai penyelenggaraan PTSP di bidang Penanaman Modal yang di sampaikan pada Hari Rabu tanggal 25 September 2013 di Hotel Borobudur jl. Lapangan Banteng SelatanNo. 1, Jakarta Pusat. Dalam paparan tersebut setiap PTSP diwajibkan membuat Ekspose tentang penyelenggaraan PTSP di bidang Penanaman Modal yang di dalamnya telah di tetapkan point-point antaralain, Kesiapan PTSP-PM (dasar Hukum kelembagaan PTSP-PM, Pelimpahan Kewenangan, Mekanisme Pelayanan / SOP), Proses Pelayanan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal di PTSP-PM (SDM menyangkut kwalitas dan kwantitas, Sarana Prasarana, Layanan Pengaduan ( Help Desk), Fasilitas Pendukung Lainya (SPIPISE), Produk Perizinan dan Non Perizinan (Jenis dan jumlah Perizinan dan Non Perizinan yang Telah diterbitkan), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Usulan Kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi , Pemerintahan Kabupaten/ Kota Terkait Investasi atau Opsional apabila ada hal-hal yang perlu di usulkan.


Kabupaten/Kota yang juga dipilih dalam 20 nominasi Investment Award ini yang menyampaikan pemaparan dibagi dalam 2 (dua) kelas diantaranya adalah Kelas A yang diantaranya adalah Kabupaten Aceh Tamiang, Kab. Lamongan, Kab. Bandung, Kab. Cirebon, Kab, Banjar , Kab, Banjar, Kab. Batang, Kab Samosir, Kab. Agam, Kab. Banyuwangi dan Kab Jepara. dan Kelas B diantaranya Kab. Belitung, Kab. Ogan Komering Hilir, Kab, Batang Hari, Kab. Bintan, Kab. Demak, Kab. Rokan Hulu, Kab. Kebumen, Kab. Pinrang, Kab. Siak, Kab. Sangihe.





 Di paparkan di depan 9 (Sembilan kementrian yaitu Sekretariat Wapres, Kementrian Dalam Negeri, Kemenperin, Kemen Perekonomian, BPKP, Kemenkeu, Kemenpan, Kemenperindag Dan BKPM RI) dengan waktu presentasi sepanjang 20 menit,  dan Tanya jawab 20 menit. Selanjutnya untuk 5 (lima) Besar Akan dilakukan Uji Petik dari PT. Surveyor Indonesia dan tim penilai BKPM RI pada awal Bulan Oktober 2013 yang akan datang.

 
 



READ MORE - ROKAN HULU KEMBALI MENJADI 20 NOMINEE TERBAIK PTSP-PM DARI BKPM RI TAHUN 2013

ROKAN HULU “THE BEST PRACTICE” DALAM MAJALAH MENPAN

Rabu, 29 Mei 2013


Kabupaten Rokan Hulu telah berada di jalur cepat pembangunannya. Setidaknya demikian yang tersirat dari tulisan Majalah  MENPAN Edisi XLIII Tahun 2013. Diulasnya kabuaten dengan julukan Negeri Seribu Suluk tersebut berkaitan dengan posisi BEST PRACTICE Kabupaten Rokan Hulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga iklim invesasi dan keterbukaan informasi penanaman modal di Kabupaten Rokan Hulu. Hal tersebut dpat digambarkan dengan kebijakan Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad M.Si, serta komitmen yang total dalam memberikan dukungan bagi BPTPPM (Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal)  yang bertindak sebagai PTSP-PM di Kabuaten Rokan Hulu.

Predikat BEST PRACTICE sendiri memiliki makna bahwasanya pembangunan dan perbaikan tersebut bukanlah hanya sebuah pencitraan, melainkan sebuah kenyataan yang telah terwujud dan dikembangkan dengan berkesinambungan. Seperti pelayanan kepada masyarakat, melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) masyarakat dimudahkan dengan hanya datang berurusan pada satu tempat dan mengambil kembali perizinannya pada tempat yang sama tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit dan membingungkan. Demikian juga dengan iklim investasi, iklim tetap dijaga tetap kondusif dengan menyeimbangkan kemajuan investasi dengan kebutuhan masyarakat serta kelestarian lingkungan dan demikian juga dengan semakin terbukanya informasi tentang penanaman modal, calon investor mendapakan sumber informasi yang dapat dipercaya dan dapat diakses dengan mudah.
Dalam Majalah  MENPAN Edisi XLIII Tahun 2013 tersebut dijelaskan bahawa kabupaten rokan hulu dalam Pembinaan PTSP sebagai bukti melangkah dari 
Sejarah Pendirian PTSP,
Berbagai kunjungan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Rokan Hulu ,
Saling isi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),
Man jadda wa jadda Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Rokan Hulu,
Pemanfaatan teknologi informasi bagi pelayanan perizinan di Kabupaten Rokan Hulu.
Pelayanan ke segala penjuru
Program dan  jurus memajukan rokan hulu.


Jika dilihat ke belakang, semua pencapaian ini memiliki proses yang tidaklah sebentar dan mudah, akan tetapi, Kabupaten Rokan Hulu dapat mewujudkannya dengan tekad, komitmen, kerja keras dan kerja cerdas serta dukungan segenap masyarakat Rokan Hulu. “Itu luar biasa. Artinya apa yang telah dilakukan dan kebijakan Drs. Achmad, M.Si  selama ini memang bagus hingga mendapat apresiasi yang bagus dari majalah tersebut,”  berdasarkan pengamatan dan , jika mau jujur dan objektif, apa yang sudah diperbuat  Drs. Achmad, M.Si memang layak mendapat pujian. Dia, sebagai Bupati Rokan Hulu, tidak pernah menyerah dan terus mengupayakan yang terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Rokan hulu . Dia berkeyakinan bahwa hanya pemimpin bersih yang sanggup merebut hati rakyat untuk mendukung programnya. Drs. Achmad, M.Si  sudah membuktikan hal itu selama menjadi pemimpin di Kabupaten Rokan hulu, selama dua periode.
READ MORE - ROKAN HULU “THE BEST PRACTICE” DALAM MAJALAH MENPAN

KABUPATEN ROKAN HULU RAIH JUARA I DUMAI EXPO 2013

Kamis, 23 Mei 2013


Pergelaran Dumai Expo tahun 2013, berlangsung di Dumai Central Park, dimulai 27 April hingga 2 Mei 2013 diselenggarakan  Pemko Kota Dumai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 14 Kota Dumai. Ditutup secara resmi Walikota Dumai H. Khairul Anwar SH, Penutupan tersebut, dirangkai dengan pengumuman stand terbaik dari ratusan stand SKPD Rohul ikut termasuk perusahaan di Kota Dumai.
Keterangan, Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTP2M) Rohul Drs Fajar Shidqy di ruang kerjanya, keluar sebagai juara stand terbaik adalah Stand Kabupaten Rohul di bawah koordinasi (BPTP2M) Rohul.
“Alhamdulillah, pada Dumai Expo tahun 2013, stand Rohul dinilai terbaik pertama pemerintahan atas prestasi tersebut, stand Rohul memperoleh tropi dan sertifikat diserahkan langsung Walikota Dumai dan anggota FORKOPIMDA pada perwakilan stand Rohul," ungkapnya.
Gelar juara diraih Rohul berdasarkan hasil penilaian terhadap rancang bangun stand, materi dan isi stand, profesionalitas petugas stand, keramahan dan informasi. "Juara tersebut, melalui BPTPPM berharap masyarakat dapat memperoleh informasi tepat mengenai pembangunan di Rohul serta potensi menjadi sektor unggulan di Kabupaten Rohul, " Tambah Fajar, stand Rohul menampilkan keunggulan potensi alam, peluang investasi, perkembangan dan objek wisata serta kegiatan keagamaan di negeri terkenal dengan filosofi negeri seribu suluk.
Tidak dipungkiri, stand Rohul selama Dumai Expo berlangsung tarik ribuan pengunjung berdasarkan daftar tamu, selain melihat perkembangan pembangunan, potensi daerah dan peluang investasi sert sector unggulan daerah.
Pada kesempatan itu, Walikota Dumai H Khairul Anwar dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh peserta memeriahkan Dumai Expo 2013 dan berharap ke depan, Dumai Expo semakin semarak sehingga dapat menjadi event lebih besar lagi.






READ MORE - KABUPATEN ROKAN HULU RAIH JUARA I DUMAI EXPO 2013

BADAN PELAYANAN TERPADU PERIZINAN DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN ROKAN HULU TERIMA SERTIFIKAT ISO 9001:2008

Jumat, 26 April 2013



Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Rokan Hulu terus  memacu diri untuk memberikan pelayanan yang cepat dan bermutu kepada para pemohon/masyarakat. Salah satu upaya itu adalah dengan memacu kinerja dan sistem kerja yang ada lingkungan BPTP2M Rokan Hulu untuk mengacu pada sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Pencapaian ini didapatkan melalui proses yang panjang dan penuh perjuangan. Tidak hanya harus memenuhi standar yang telah ditetapkan, tetapi harus melakukan perubahan mindset yang sangat mendasar dalam menempatkan mutu dan kepuasan pelanggan sebagai prioritas. Selama proses menuju sertifikat ISO ini, BPTP2M Rokan Hulu didampingi dan dibantu oleh PT. CITRA MURNI SEMESTA  Consultant. Dan  BPTP2M Kab. Rokan Hulu berhasil mendapatkan sertifikat  ISO 9001:2008 dari badan sertifikasi ISO TUV Nord dengan Registrasi Sertifikat Nomor 16 00 L 12154. 

Pada prosesnya langkah awal yang di lakukan dan diterapkan oleh BPTP2M yang dibantu oleh consultan secara bertahap adalah dengan melakukan Pelatihan mengenai Pemahaman, Dokumensi dan Implementasi ISO 9001:2008 yang dilakukan di Gedung Kantor BPTP2M bersama seluruh Pegawai dan staf yang ada di BPTP2M Rokan Hulu, Pencanangan & Pengawasan Penerapan Sistem Manajemen Mutu Pelatihan  Audit Mutu Internal kepada internal auditor yang telah ditetapkan, Pelaksanaan Audit Mutu Internal & Rapat Tinjauan Manajemen dan terakhir dilakukannya Audit Sertifikasi/ Audit eksternal serta Pembacaan Hasil Audit oleh Badan Registrasi TUV Nord, Indonesia. Dan dalam rangka pengembangan SDM, Pembentukan Team Building dan Winning Team dlam badan pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal Kab. Rokan Hulu dilakukan training dengan Tema “ HUMAN CAPITAL GATHERING” Mengenali Potensi Diri, Memaknai Kerja, Beraktualisasi sepenuh hati. Training ini dalam bentuk training OutBond dilakukan di Kawasan Lembang, Bandung Provinsi Jawa Barat.

Tantangan terberat adalah mempertahankan prestasi yang telah dicapai, karena prinsip mendasar dari ISO sebetulnya adalah terletak pada pelayanan yang bermutu, cepat, professional dan berkesinambungan. ISO ini adalah salah satu cara menjawab kepercayaan publik kepada BPTP2M Kab. Rokan Hulu terutama dalam Proses Pencapaian Pelayanan Prima dan  pencapaian Manajemen Mutu PTSP serta kepuasan Masyarakat yang dilayani.
Standarisasi layanan sangat diperlukan untuk menjamin kepastian kualitas pelayanan bagi pengguna. Dengan menerapkan ISO 9001:2008, layanan yang diberikan diharapkan lebih efisien, efektif, terukur dan akuntabel. Intinya bahwa pengaturan penyelenggaraan pelayanan publik dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum terhadap penyelenggaraan pelayanan publik dan pemenuhan hak-hak masyarakat secara berkualitas, terintegrasi dan berkesinambungan. Sehingga BPTP2M Kab. Rokan Hulu dituntut untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kepada para Pelanggan/ Masyarakat yang mengurus Izin di BPTP2M. Selain itu  penerapan ISO 9001:2008 merupakan amanat Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Penyerahan sertifikat diberikan oleh  Wakil Bupati Rokan Hulu pada Acara Upacara Hari Kesadaran Tingkat kabupaten Rokan Hulu di lapangan Kantor Bupati Rokan Hulu pada Tanggal-18 Februari 2013 dihadiri dan disaksikan Seluruh Pegawai Negri Sipil di Kawasan Pemda Kabupaten Rokan Hulu.
Standar ISO 9001:2008 membantu dalam proses penetapan standar mutu, implementasi, evaluasi, audit dan perbaikan secara berkelanjutan. Dengan demikian PTSP dapat secara berkelanjutan dan  konsisten dalam melakukan pelayanan yang memenuhi persyaratan perundang- undangan serta peraturan yang berlaku.
Untuk Pemberian sertifikasi ini bukan sekali untuk selamanya. TUV Nord akan terus memantau perkembangan unit-unit yang sudah mendapatkan sertifikasi ISO (surveillance Audit) dan sekali setahun, akan ada evaluasi dari pihak TUV Nord dengan rekomendasi-rekomendasinya, termasuk rekomendasi mencabutnya jika tidak lagi sesuai dengan standar ISO.

Segenap Keluarga Besar BPTP2M Kab. Rokan Hulu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan segenap masyarakat Kabupaten Rokan Hulu terhadap BPTP2M Kab. Rokan Hulu, Mari bersama kita Tingkatkan dan kembangkan Kemajuan Investasi di daerah Kabupaten Rokan Hulu. 
READ MORE - BADAN PELAYANAN TERPADU PERIZINAN DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN ROKAN HULU TERIMA SERTIFIKAT ISO 9001:2008

KABUPATEN ROKAN HULU JADI TUAN RUMAH RAPAT KOORDINASI DAN SINKRONISASI PROGRAM KERJA PENANAMAN MODAL TINGKAT PROPINSI RIAU TAHUN 2013.

Kamis, 11 April 2013


Investasi adalah merupakan salah satu ujung tombak dalam menggerakkan roda perekonomian, karena peranannya yang dominan dalam memperlancar pembangunan, maka perlu kita tingkatkan pengelolaannya, baik dari segi perencanaan, promosi, pelayanan, pengawasan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada para calon investor sehingga minat para investor untuk menanamkan modalnya semakin meningkat.
Berbagai permasalahan yang terkait dengan program dan kebijakan penanaman modal di Provinsi Riau diantaranya belum sinkronnya perencanaan penanaman modal lintas instansi (Pusat dan Daerah), kualitas sarana dan prasarana promosi investasi perlu ditingkatkan, koordinasi dan kerjasama promosi penanaman modal masih belum optimal, target pasar promosi investasi perlu lebih focus, koordinasi dalam hal pelaksanaan PTSP bidang penanaman modal perlu ditingkatkan serta peningkatan pelayanan perizinan dan non perizinan. 
Untuk menangani permasalahan tersebut Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Propinsi Riau akan terus melakukan langkah-langkah kegiatan yang nyata serta perlunya berkoordinasi dengan instansi yang membidangi penanaman modal di Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau dan BKPM Pusat maka dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Program Kerja Penanaman Modal Se- Propinsi Riau Tahun 2013, yang dilaksanakan di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian Kab, Rokan Hulu tanggal 18 s/d 19 Maret 2013.
Kegiatan ini diikuti oleh Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota serta Dinas/Instansi terkait se-Provinsi Riau. Serta Narasumber pada kegiatan ini adalah bapak Professor FX. Sugianto yang juga Guru Besar Universitas Diponegoro, Semarang. Bapak Noor Fuadi Fitrianto dan Ibu Meastika Dianeta dari BKPM Republik Indonesia, Bapak Edyanus Herman Halim, dari universitas riau, Bapak Dr. Sabarno Dwirianto, M.Si dari BAPPEDA Provinsi Riau, dan Bapak Drs. Fajar Shidqy, Kepala Badan Pelayanan Terpadu Perizinan Dan Penanaman Modal Kabupaten Rokan Hulu.
Tujuan dilaksanakan rapat koordinasi penanaman modal ini agar terlaksananya koordinasi antar instansi yang membidangi penanaman modal di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau dalam mewujudkan program dan kegiatan, meningkatkan pemahaman aparatur dari instansi yang membidangi penanaman modal yang ada di Provinsi Riau tentang kebijakan-kebijakan penanaman modal, meningkatkan kerjasama antar instansi penanaman modal di Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk meminimalkan kendala dan permasalahan yang ada sehingga kegiatan penanaman modal di Provinsi Riau dapat meningkat.
Dalam kesempatan ini membahas tentang  langkah-langkah dan strategi bersama yang mesti dipersiapkan secara cermat, komprehensif dan terintegrasi antara stakeholder terkait, baik ditingkat nasional maupun daerah. Serta kepada BKPM diharapkan dapat membentuk tim monitoring yang bertugas memberikan arahan dan bimbingan/suvervisi, dalam rangka memastikan RUPM Provinsi dan Kab/Kota dapat sinkron dan bersifat komplementer secara hirarkis,  pemerintah Kab/Kota untuk memiliki komitmen dan upaya konkrit dalam  mempersiapkan Database investasi yang menjadi dasar dalam penyusunan RUPM Propinsi atau Kabupaten/Kota di Daerah Riau.
Serta diadakannya Field Trip ke Kantor BPTPPM Kab. Rokan Hulu dan mengunjungi Lokasi Pabrik Kelapa Sawit PT. Kencana Persada di Dalu-Dalu Kab. Rokan Hulu.
Dalam kunjungannya ke BPTPPM Kab. Rokan Hulu  sangat mengagumi kemajuan IT dan fasilitas pelayanan yang telah diterapkkan di BPTPPM Kab. Rokan Hulu. Dan dengan sedikit buah tangan / souvenir yaitu CD Profil BPTPPM Rokan Hulu dan Sovenir JELITA, dan Gooodybag BPTPPM. Selain itu Peserta Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Program Kerja Penanaman Modal juga melakukan Shalat fardhu dzuhur dan Ashar di Mesjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian.
Hasil dari Kegiatan Rapat Koordinasi Penanaman Modal Se-Provinsi Riau ini dapat dicapai jika instansi-instansi terkait mempunyai komitmen untuk menjalankan tugasnya. Untuk meningkatkan investasi di Riau maka perlunya dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemerintah Kabupaten/Kota, pelaku usaha, kalangan akademis dan seluruh masyarakat.
 
READ MORE - KABUPATEN ROKAN HULU JADI TUAN RUMAH RAPAT KOORDINASI DAN SINKRONISASI PROGRAM KERJA PENANAMAN MODAL TINGKAT PROPINSI RIAU TAHUN 2013.

BPTPPM KAB. ROKAN HULU IKUTI RAPAT KOORDINASI LAPORAN KEGIATAN PENANAMAN MODAL (LKPM) SE-PROVINSI RIAU TAHUN 2013


Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Propinsi Riau  menggelar Rapat Koordinasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Se-Provinsi Riau Tahun 2013. Sebagai salah satu instansi yang menangani urusan penanaman modal turut mengambil bagian dalam rangka melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik dari provinsi maupun Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut diadakan pada Kamis Tanggal 14 Maret 2013 di Hotel Premiere Pekanbaru.
Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Se-Provinsi Riau bertujuan untuk Kegiatan ini meliputi pemantauan, pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas proyek investasi sesuai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang dimiliki investor., Menyampaikan kegiatan priorotas investasi Tahun 2013, dan Meningkatkan bahan promosi dengan menyusun Pra Study Kelayakan profil potensi investasi di Daerah Riau.

Kegiatan Rapat ini diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota masing-masing terdiri dari para Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang menangani Penanaman Modal termasuk Dari BPTPPM Kab. Rokan Hulu serta instansi dan lembaga terkait dari Pemerintah Provinsi.
Kegiatan Rapat Koordinasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Se-Provinsi Riau ini dibuka oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Propinsi Riau, Bapak  Adizar SE. MM, dilanjutkan pemaparan oleh Narasumber dari BKPM terdiri dari, Direktur Dalak I , Bu Arliana dan Kaepala Seksi Dalak Wilayah Riau, Bapak Bagus Cahyono, dengan materi “Strategi Pengendalian dan Pengawasan Penanaman Modal (LKPM) di Provinsi Riau.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab serta diskusi pada pukul 16.20 Wib.
READ MORE - BPTPPM KAB. ROKAN HULU IKUTI RAPAT KOORDINASI LAPORAN KEGIATAN PENANAMAN MODAL (LKPM) SE-PROVINSI RIAU TAHUN 2013

Rokan Hulu Memperoleh Riau Investment Award Tahun 2012

Jumat, 01 Februari 2013








Atas komitmennya dalam membangun, menjaga serta meningkatkan iklim investasi yang kondusif, Kabupaten Rokan Hulu berhasil mempertahankan tropy "Riau investment award 2012" sebagai daerah terbaik Peringkat I dari 12 Kabupaten/Kota dalam bidang investasi di Provinsi Riau. 

Penghargaan yang diterima dua kali berturut-turut sejak 2011 lalu sudah diterima Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad M.Si, pada Tanggal 5 Desember 2012 di Hotel Pangeran Pekanbaru, Riau. Kabupaten Rokan Hulu dinyatakan menerima Riau Investment Award 2012 dari kategori sebagai kabupaten kota terbaik pertama. Trophy sendiri diserahkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPN) Riau, Muhammad Chatib Basri.
            Pada acara penganugerahan tersebut, sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau juga menerima penghargaan sama dari beberapa kategori berbeda. Sebelumnya, trophy Riau Investsment Award 2011 pernah diraih Rokan Hulu dari kategori prestasi peringkat pertama dari 12 kabupaten atau kota di Riau.

            Pada tahun 2011 lalu, Kabupaten Rokan Hulu juga menerima Investment Award PTSP-PM (Pelayanan Terpadu Satu Pintu/Penanaman Modal) dengan peringkat terbaik dari Menteri Koordinator Perekonomian RI M Hatta Rajasa, yang ditadja oleh BKPM RI di Jakarta tanggal 12 Oktober 2011.
            Sebelum menerima penghargaan diacara dialog dengan mengambil tema peningkatan iklim investasi dalam menyonsong ASEAN Economic Community 2012 yang dihadiri Kepala BKPM RI M Chatib Basri, Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad MSi, juga diundang untuk menghadiri dialog tersebut, sekeligus untuk hadiri acara penyerahan Piala Riau Investment Award tahun 2012.

            Pada  8 poin yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pelayanan investasi, yakni ada kelembagaaan yang menangani investasi, penegakan hukum, perangkat peraturan daerah, komitmen dan kebijakan Pemda, infrastruktur daerah, sistem informasi, kegiatan promosi dan nilai investasi.
            "Pada saat Tim Penilai Riau Investasi Award Riau tahun 2012 ke Rokan Hulu, tim Penilai sudah berkunjung ke Kantor BPTP2M Rokan Hulu. Tim memberikan apresiasi, berbagai fasilitas baru yang dibuat setahun terakhir, misalnya sistem Informasi Pelayanan (Simpel), Layanan Investor dan sistem pelayanan informasi perizinan secara elektronik, nomor antrian baru, ruang display yang telah dilengkapi informasi teknologi Wife dan sebagainya,"yang dijelaskan oleh Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kab. Rokan Hulu, Drs. Fajar Shidqy.
            Di sela-sela menerima penghargaan, Bupati Achmad mengatakan di Rokan Hulu masih sangat terbuka lebar bagi investor, khususnya untuk industri hilir kepala sawit yang masih terbuka lebar. Termasuk untuk sektor pertambangan serta perminyakan.

        
    Dia berterima kasih atas peran serta masyarakat, aparat terkait, serta perusahaan (investor) yang mampu menjaga iklim investasi di Rokan Hulu aman, sehingga investor mau menanamkan modalnya di Rokan Hulu.

            "Hasil survey terakhir sejumlah kecamatan di Rokan Hulu, memiliki kandungan minyak, dan ini membuka peluang investor masuk ke Rokan Hulu. Walaupun untuk lahan sector perkebunan sudah tidak ada lagi, namun peluang lainnya bisa dibuka,"terang Bupati Achmad
READ MORE - Rokan Hulu Memperoleh Riau Investment Award Tahun 2012

Kepala BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu, Mengikuti Kegiatan Investment Promotion Forum; Regional Potential Investment Opportunities di Sydney, Australia.


Pemerintah kabupaten Rokan Hulu saat ini tengah  fokus melakukan promosi investasi di sektor-sektor bidang perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, perindustrian dan perdagangan juga sektor, Industri Hilir Perkebunan dan pertambangan khususnya di daerah yang selama ini belum diberdayakan. Seperti Mengerti dengan kebutuhan pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat Juga mendukung Program dengan kegiatan pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal RI. Dengan Surat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik   Indonesia  Nomor 238/B.3/A.6/2012, tentang Penyelenggaraan ”Investment Promotion Forum; Regional Potential Investment Opportunities” pemerintah kabupaten rokan hulu dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut dan berusaha sebaik-baiknya untuk menarik investor dan berusaha mendapatkan kesempatan juga memperkenalkan Indonesia Khususnya kabupaten Rokan Hulu. Di sektor-sektor yang belum pernah di kelola dan dikembangkan. Khusus untuk sektor Pertambangan, Bila sektor ini mampu diolah dan dikembangkan secara optimal dan profesional oleh pemerintah dan dunia usaha, maka hasil yang akan dinikmati oleh masyarakat dan investor akan sangat memadai.
Berdasarkan hal tersebut, dan Surat Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah  Nomor 570/P-2012/431, tentang Promosi Bersama Ke Australia. Serta Surat Bupati Rokan Hulu Nomor 665/ST/2012, tentang penugasan mengikuti Kegiatan ”Investment Promotion Forum; Regional Potential Investment Opportunities” Ke Australia pada Tanggal 19-23 November 2012, memberikan Tugas kepada Kepala Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal Rokan Hulu, Drs. Fajar Shidqy dan Kepala dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Rokan Hulu, Bisman. B, SSi untuk mengikuti dan melaksanakan kegiatan promosi besama tersebut. Dan memperkenalkan dan menjelaskan potensi investasi kepada para investor dan pengusaha di Australia.
Diadakannya kegiatan Investment Promotion Forum; Regional Potential Investment Opportunities tersebut bertujuan untuk melakukan pengembangan dan membuat action plan untuk sumber daya pertambangan dan sumber daya lain yang belum diberdayakan secara maksimal, baik untuk sumber daya yang telah ditemukan maupun yang belum ditemukan, Diperolehnya sistem pelayanan penanaman modal yang sederhana dan memudahkan sehingga dapat menarik perhatian investor Australia agar berinvestasi di daerah wilayah kabupaten Rokan Hulu, membuat daftar program dan rencana program untuk aspek pertambangan yang selama ini belum dikelola secara maksimal dan mempromosikan nya kepada pengusaha asing untuk mendapatkan investasi yang dapat mengembangkan pembangunan Rokan Hulu, Untuk dapat menyusun dan menerapkan sistem pelayanan penanaman modal yang mudah sehingga menarik minat investasi yang lebih besar lagi.
Kegiatan ini  di adakan pada tanggal 19-23 November 2012 dan diikuti oleh Delegasi From Province of DKI Jakarta, Province of Maluku, Province of East Kalimantan, Province of Riau, Province of East Nusa Tenggara dan Province of West Papua.
Rombongan berangkat dari bandara Sukarno-Hatta pada tanggal 19 November 2012 menggunakan pesawat Garuda GA 712 Menuju Sydney Kingsford, Sydney.   Dan tiba di Sydney pada tanggal 20 November 2012 untuk di jamu makan siang sebelum kembali ke hotel dan kemudian menuju venue Shangri-La Hotel. Tanggal 21 November 2012 Rombongan melakukan investment forum on regional potential investment oportunities di shangri-la hotel bersama consul general of the republic of Indonesia, Bapak Nasir in Sydney dan director of regional promotion facility, Ibu Endang, BKPM RI. Pada Tanggal 22 November 2012, bersama Kepala BPMPD Propinsi Riau, Bapak Adizar melakukan Tablle Meeting bersama beberapa Investor Australia yang tertarik untuk mengelola sampah di Propinsi Riau untuk menjadi Energi. 

Selain itu anggota kegiatan  juga berkesempatan untuk  mengadakan city tour ke beberapa kawasan industri di kota Sydney, dan melihat langsung dan berkunjung ke kawasan industri yang terdapat di wilayah kota Sydney. Beberapa manfaat lain dari kegiatan tersebut adalahdiperolehna penjelasan mengenai bagaimana usaha asing/industri dapat terlibat dalam proyek pengembangan sumber daya pertambangan di daerah Indonesia, penjelasan mengenai bagaimana usaha asing/industri dapat terlibat dalam proyek pengembangan sumber daya pertambangan di daerah Indonesia.serta peluang-peluang investasi yang dapat di laksanakan di wilayah yang belum diberdayakan.dan mempelajari sistem investasi untuk sumber daya yang belum di berdayakan dan dikelola serta sistem industri maju yang ada di Sydney, Australia.



READ MORE - Kepala BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu, Mengikuti Kegiatan Investment Promotion Forum; Regional Potential Investment Opportunities di Sydney, Australia.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PELAYANAN PERIZINAN DI KABUPATEN ROKAN HULU

Sabtu, 10 November 2012

Pelayanan pada hakikatnya adalah salah satu fungsi utama dari pemerintah, baik pemerintah pusat  maupun daerah. Pelayanan juga merupakan hak dari masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk menjalankan roda kehidupan dan tata peraturan ketata negaraan. Dengan kata lain, pelayanan adalah hak masyarakat yang dititipkan untuk diberikan kembali kepada masyarakat.  Untuk menjamin hak masyarakat tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan memberikan apresiasi terhadap keinginan masyarakat juga selaras dengan perkembangan zaman, maka pemerintah harus mampu menjawab tantangan tersebut. PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) sebagai jalan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat dikatakan sebagai jalan keluar terbaik dari segi kelembagaan, akan tetapi, sebuah unit PTSP yang hanya mampu memberikan pelayanan tanpa mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat akan sangat terdengar absurd.

Kabupaten Rokan Hulu yang telah membentuk PTSP, dimulai dengan Kantor Pelayanan Terpadu Perizinan (KPTP) dan dilanjutkan dengan Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman  Modal (BPTPPM) telah sesuai dengan kelembagaan. Untuk menjawab kemajuan zaman dan memenuhi kebutuhan masyarakat, telah diadakan terobosan, terutama di bidang teknologi.

Kemajuan teknologi, khususnya teknologi informatika dengan sendirinya menciptakan dinding tak tampak yang mendekatkan jarak dan waktu. Dengan teknologi nirkabel tersebut, dunia seakan-akan dikerdilkan. Jarak tak berarti, rentang waktu terlangkahi. Untuk itu, pemerintah kabupaten rokan hulu, memanfaatkan juga teknolgi informatika tersebut, terlebih dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai hasilnya, saat ini di BPTPPM  Kabupaten Rokan Hulu telah tertanam teknologi yang berwawasan kekinian. Teknologi yang memudahkan pekerjaan dan memperlancar pelayanan. Teknogi tersebut adalah ;

1. SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET.
Sistem internet dengan kemampuan muat data yang besar, kemampuan daya serap informasi yang kuat dan daya pancar berita yang luas dianggap solusi yang baik dalam meberikan sosialisasi. Untuk itu, BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu, memanfaatkan hal tersebut. Dengan menjamurnya situs pertemanan jejaring sosial dengan media mikro bloger, semisal Facebook dan Twitter dapat dilihat dapat memberikan informasi lebih cepat. Untuk itu, BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu juga memanfaatkan hal tersebut dengan memiliki akun Facebook BPTPPM. Semula terdengar agak janggal, sebuah lembaga pemerintah ikut bermain di situs jejaring sosial. Akan tetapi, berdasarkan pengamatan dan pengalaman, maka cara ini cukup jitu. Selama ini banyak masukan dari masyarakat tentang apa yang harus ditinggkatkan oleh BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu berasal dari komentar di akun Facebook tersebut.


2. SIMPEL (SISTEM INFORMASI PELAYANAN)



Sistim informasi ini dirancang khusus oleh tim IT BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu. Sistim ini bergerak di tataran Local Area Network (LAN). Sistim ini dibangun dengan konsumen adalah petugas pelayanan yang ada di loket pelayanan, petugas back office dan pejabat yang melakukan otoritasi perizinan. Denga cara ini, data tentang perizinan dapat diakses dan diperiksa secara real time dan terdata serta tersimpan dengan baik di server. Sistim ini juga memudahkan masyarakat. Apabila seorang masyarakat, atau pelanggan, sebutan bagi masyarakat oleh petugas loket pelayanan BPTPPM, mengurus dua atau lebih perizinan yang memiliki persyaratan yang hampir atau terdapat item yang sama, maka cukup dilampirkan satu saja tanpa perlu dilampirkan lagi pada aplikasi perizinan lainnnya yang sedang diurus. Semua itu direkam oleh sistim untuk lemudian diolah dengan mnggunakan variabel perizinan sesuai dengan aplikasi yang diajukan. Dengan demikian dua perizinan atau lebih dapat berjalan secara paralel.

3. SISTIM ANTRIAN.
Sistim ini dibangun sesuai dengan masukan masyarakat yang membutuhkan kenyamanan dalam pelayanan. Sistim ini memiliki teknologi layar sentuh pada onput data, dan terkoneksi dengan setiap loket yang ada. Apabila seorang pelanggan akan membutuhkan pelayanan, maka pelanggan dapat menyentuh touch screen yang telah tersedia, sesuai dengan nomor loket pelayanan yang dibutuhkan, dan akan tercatat dan memperoleh nomor antrian dan selanjutnya dipanggil secara otomatis dari loket yang dituju.


4. SMS GATEWAY
Sistim ini merupakam sistim pelayanan pengaduan berbasis pada sms. bekerja sama dengan salah satu vendor jaringan seluler. Dengan sms gateway, masyarakat dapat memberikan keluhan, tanggapan serta menanyakan informasi tentang perizinan dan nonperizinan. Sms gateway dapat dikases melalui telepon seluler dengan tarif sms regular. Layanan ini dapat dikases di nomor 08197672121.




5. SPIPISE (SISTIM PELAYANAN INFORMASI PENANAMAN INVESTASI SECARA ELEKTONIK)

Sistim ini oleh bkpm (badan koordinasi penanaman modal) sebagai jalur pelayana penanaman modal bagi propinsi dan kabupaten/kota seindonesia. Sistim ini terkoneksi langsung dengan server di jakarta. Melalui sistim ini, setiap pelaku usaha dapat mendapatkan pelayanan perizinan di bidang penanaman modal dan tercatat langsung secara nasional. BPTPPM Kabupaten Rokan Hulu telah memiliki sistim ini semenjak tahun 2011 yang lalu dan telah dimanfaatkan dengan baik sampai sekarang.

Semua sistim tersebut tetap dilakukan pemantauan dan pengembangan lebih lanjut. Untuk itu amat diharapkan peran serta masyarakat untu memajukan pelayanan dan lebih memberikan kepuasaan yag dapat dipertanggung jawabkan oleh pemerintah.
READ MORE - PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PELAYANAN PERIZINAN DI KABUPATEN ROKAN HULU

 
 

Roam to Rome Blog- Moving to Italy, Travel, Studying in Italy.